1.”Inna ma’al ’usri yusron” (QS 94: 5)
Tolong bayangkan huruf arab ayat di atas. Al- Usri yang artinya kesulitan mendapatkan artikel ”al”, dalam bahasa Inggris sama dengan ”the”, yang berarti sesuatu yang sudah pasti bendanya atau definite. Sedangkan kata yusron yang artinya kemudahan tidak mendapatkan artikel ”al” ini menandakan benda yang tidak pasti (indefinite). Sesuatu yang pasti biasanya hanya ada satu sedangkan yang tidak pasti biasanya bendanya banyak.
Pelajaran kenapa 'usri (kesulitan) pake al sedangkan yusron (kemudahan) tidak, ini menunjukkan bahwa kesulitan itu pada hakikatnya hanya satu saja sedangkan kemudahan itu banyak sekali. Jadi bila kita mendapat kesusahan hidup kita harus yakin bahwa di balik kesusahan kita terdapat banyak kemudahan.
Sekarang bagaimana menjemput kemudahan yang banyak itu? Jawabannya adalah dengan takwa dan tawakal ( QS 65: 2-3) ” Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan jalan keluar padanya. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada-Nya, niscaya Dia akan mencukupkan (keperluannya).
2.Setiap kali Al-Quran menyebut kata iman (aamanu) yang berarti merupakan persoalan pribadi, selalu diikuti dengan penyebutan amal saleh ('amilus shaalihaat) yang berarti merupakan tindakan kemasyarakatan. Kesalehan ritual itu akan tercapai kalau semua itu bisa membuat kita saleh secara sosial. Bahkan saking tingginya ajaran sosial dalam Islam sampai-sampai kesalehan ibadah apapun yang kita lakukan bisa bernilai NOL jika kita membiarkan tetangga kita tidak bisa tidur karena kelaparan.
” Tidaklah termasuk umat kami, seseorang yang tidur dalam keadaan kenyang sementara tetangganya tidak tidur karena lapar. (hadist)
- Blogger Comment
- Facebook Comment
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)
0 komentar:
Posting Komentar
Sundul gan! Ane ga kenal yang namanya spam...